Langsung ke konten utama

Postingan

Tol Semarang-Solo: Dipacu Untuk Segera Rampung

D igarap dengan nilai investasi Rp6,011 triliun, Jalan Tol Semarang-Solo tentunya menjanjikan keuntungan strategis bagi provinsi Jawa Tengah. Apalagi setelah kehadiran pelabuhan laut Tanjung Emas dan bandara Ahmad Yani, jalan tol dengan panjang 75,66 km tersebut dipercaya akan semakin mendongkrak kegiatan perekonomian provinsi, terutama di Ibukotanya, Semarang. Mulai diusahakan pada tahun 2007, tol Semarang-Solo dikelola oleh PT Trans Marga Jateng, anak perusahaan PT Jasa Marga yang berpatungan dengan BUMD Jawa Tengah, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah. Pembangunan tol yang merupakan bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa yang dicanangkan oleh Pemerintah pun dibagi dalam dua tahap pembangunan. Tahap pertama terdiri dari dua seksi, yakni seksi I Semarang-Ungaran sepanjang 11,3 yang sudah mulai beroperasi pada akhir 2011 dan seksi II Ungaran-Bawen dengan panjang  11,95 yang memasuki tahap penyelesaian akhir. Sementara tahap kedua terbagi dalam tiga seksi, yakni seksi III (Bawe...

Akreditasi Perguruan Tinggi: Adu Gengsi Sambut Integrasi Ekonomi

P esatnya peningkatan jumlah perguruan tinggi terutama PTS, dari sudut pandang pemerintah pemerintah, seakan belum mampu mengimbangi kebutuhan Indonesia sebagai negara dengan wilayah dan jumlah penduduk yang besar. Ini diterjemahkan dalam pencapaian angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi.  Peningkatan jumlah ini pun diyakini menjadi syarat mutlak peningkatan mutu perguruan  tinggi nasional. APK adalah rasio jumlah siswa, berapapun usianya, yang sedang sekolah di tingkat pendidikan tertentu terhadap jumlah penduduk kelompok usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikan tertentu. APK merupakan indikator paling sederhana untuk mengukur daya serap penduduk usia sekolah di masing-masing jenjang pendidikan. APK juga  menunjukkan tingkat partisipasi penduduk secara umum di suatu tingkat pendidikan. Guru Besar dan Rektor Universitas Islam Indonesia yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Edy Suandi Hamid punya penda...

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi: Antara Bisnis dan Filantropi

Komposisi Pasar, Daya Tampung Perguruan Tinggi & Pengangguran Tahun     Pendaftar SNMPTN                Kuota Penerimaan                PTN Penampung          Angka Pengangguran [siswa]                                    [siswa]                             [Universitas]                                      ...

Pendidikan Tinggi, Pusat Bisnis?

P endidikan tinggi niscaya merupakan ujung tombak dari pembangunan sebuah bangsa. Tak terkecuali dengan Indonesia, tahap pendidikan formal ini menjadi palang pintu terakhir yang menabhiskan  manusia Indonesia sebelum memasuki dunia kerja. Memotret pendidikan tinggi di Nusantara dalam beberapa tahun terakhir, jumlah perguruan tinggi (PT) meningkat secara signifikan. Data dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti)—per 1 Agustus 2012, ketika Dikti melakukan penghentian sementara (moratorium) pendirian dan perubahan bentuk perguruan tinggi, serta pembukaan program studi—menunjukkan jumlah PT mencapai 3216. Dari data tersebut, tercatat 3124 perguruan tinggi swasta (PTS) dan 92 perguruan tinggi negeri (PTN). jumlah ini meningkat drastis bila dibandingkan dengan data Dikti pada tahun 2007, hanya ada 2643 PTS dan 87 PTN. Terutama PTS, pertumbuhan jumlah ini tentunya menambah ketat persaingan di antara institusi pendidikan tinggi untuk menjadi center of exellence di bid...

Warna Netral dominasi Tren Dekorasi Interior 2013

Tren warna 2013 menyajikan berbagai pilihan mutakhir yang dapat dikombinasikan menjadi dasar netral bagi hunian. Paduan warna netral diprediksikan akan kembali mencuat sebagai tren. Warna-warna cerah yang dalam waktu-waktu terakhir menjadi perhatian akan digantikan dengan latar netral yang memberi kesan tenang bagi aksesori, pencahayaan dan mebel. Warna netral seringkali dipandang tidak berwarna atau pun dianggap membosankan. Namun, fokus utama juga tidak mesti didasarkan pada warna. Patung dan hiasan bentuk lainnya, tekstur yang menarik, sisi-sisi yang bercahaya serta model dekor bertema alam yang terinspirasi pada motif-motif, seperti bulu binatang misalnya, akan memberikan kesan baru yang bahkan melampaui ketergantungan pada warna. Vicky Payne, sebagaimana dilansir situs FYH, mengungkapkan, pada tahun depan terdapat 3 paduan warna netral baru dari hasi campuran dan perpaduan 18 warna pilihan. Tren dekorasi interior pertama bertemakan Easy L...

Menimbang Integritas Calon Gubernur NTT

Jakarta, 12 Maret 2013 A ngkatan Muda Anti Korupsi NTT (AMAK NTT) menyelenggarakan diskusi yang bertajuk “Menimbang Integritas Calon Gubernur NTT”. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui informasi agar dapat memilih calon Gubernur berdasar kepada visi dan misi yang jelas serta program yang compatible bagi persoalan mendasar NTT. Korbinianus Nomer, wakil koordinator AMAK NTT, dalam pembukaan diskusi menuturkan, kegiatan ini menjadi wadah informasi yang diharapkan mencerahkan wawasan publik dalam menyongsong pesta demokrasi di NTT. “Dalam kurun waktu belakangan, kami telah mencoba melihat latar belakang Cagub-Cawagub NTT melalui berbagai sumber data. Pada hari ini, hasilnya akan dipublikasikan oleh AMAK NTT dan akan diolah dalam ruang diskursif ini, dan diharapkan kemudian menjadi informasi berguna bagi pemilih di NTT,” ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Lucius Karus, seorang peneliti senior dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia...

Tahun Baru: Menyadari Bahagia Dalam Tegangan Waktu

M alam medio 31 Desember menjelang 1 Januari, hingar bingar suasana dengan sorakan dan tawa bahagia nan renyah serta selebrasi kehangatan rasa haru kiranya sudah menjadi tradisi universal. Inilah penanda termutakhir dimana manusia menyadari kemewaktuannya. Dalam kesadaran akan waktu, pesta ini menandai berakhirnya suatu masa terdahulu yang sekaligus menandai harapan akan kebaruan di masa datang. Gegap gempita perayaan pergantian tahun baru konon kabarnya masih menjadi sesuatu yang asing di Indonesia pada awal paruh kedua abad ke-20. Nikolas Driyarkara, seorang filsuf Indonesia, mengungkapkan pada masa itu perayaan pesta nan semarak dengan suasana ajaib dan mengandung rahasia tersebut masih khas “Barat”. Ya, pada masa itu masih sedikit warga di tanah air yang merayakannya. Apa sebenarnya yang terjadi pada malam itu? Driyarkara mengungkapkan pesta dan suasana yang nampak itu ternyata hanyalah akibat dari suatu kejadian. Matahari telah sekali dikitari bumi yang juga berputa...