Langsung ke konten utama

Postingan

Angpau Dibalik Kostum Barongsai

Barongsai menjadi salah satu kesenian yang tidak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru China. Geliat pertunjukan barongsai di Tanah Air, terutama di daerah-daerah tertentu yang lekat dengan budaya Tionghoa tersebut, secara langsung mendongkrak bisnis kostum barongsai. Selain untuk pertunjukan, barongsai juga kerap menjadi aksesori dan dekorasi. Angpau di balik bisnis ini cukup menggiurkan. P ermintaan pembuatan kostum barongsai yang digunakan untuk per tun  jukan atau sekadar aksesori dan dekorasi me  ningkat tajam menjelang Imlek. Tak heran, bisnis yang sangat ken tal dengan kebudayaan Tionghoa ini terus berkibar dan bertahan lama. Apalagi, saat ini pasarnya su dah semakin besar dan tak hanya menyasar masyarakat keturunan China. Salah satu perajin kostum barong sai yang telah menjalani bisnis tersebut sejak setengah dekade terakhir adalah Hartono. Hartono mengawali bisnis ini dengan membuat kostum barongsai khusus anak-anak. Pria yang akrab d...

ArtScience Museum: Menikmati Seni dan Ilmu Pengetahuan

M enjejaki setiap sisi ArtScience Museum, Marina Bay Sands, Singapura, tidak bisa tidak menggugah rasa takjub. Seperti visi yang dituturkan dalam perhelatan pameran karya-karya Leonardo da Vinci yang bertajuk Da Vinci: Shaping The Futur e, museum tersebut secara keseluruhan ingin menyampaikan ide visioner dalam seni dan ilmu pengetahuan yang senantiasa mendorong peradaban manusia. Lihat saja apa yang ArtScience Museum selalu sajikan dalam pameran bertajuk A Journey Through Creativity . Pameran tetap tersebut membawa pengunjung dalam sebuah perjalanan untuk melihat daya kreatif melalui rasa ingin tahu, inspirasi dan ekspresi terus menggelorakan api zaman. Pengunjung sungguh akan dibawa kepada A Journey Through Creativity melalui tiga ruang,  Curiosity, Inspiration and Expression. Sebagai galeri pembuka, Curiosity akan membawa pengunjung dalam permenungan mengenai hakikat seni dan ilmu pengetahuan, apa artinya bagi manusia, dan bagaimana hal itu memengaruhi dunia. Inspira...

Komoditas Bawang Jateng: Masih Perlukah Impor?

Da Vinci: Merasakan Inovasi Seni dan Ilmu Pengetahuan

  T idak terbantahkan lagi, Leonardo da Vinci (April 15 1452 - 2 Mei 1519) menjadi salah satu manusia jenius dengan beragam bakat yang pernah ada di dunia. Tidak hanya sebagai seniman, dalam hari-hari hidupnya da Vinci terus mentransformasikan ide visionernya sebagai arsitek, ilmuwan, insinyur, ahli matematika, dan desainer. Dari lukisan ikonik, seperti  Mona Lisa  dan  The Last Supper , melakukan  terobosan dalam bidang anatomi, fisika, hidrolik, hingga menciptakan teknologi militer. Da Vinci sungguh menjadi simbol semangat  Renaissance  yang tumbuh di Italia pada masa itu. Tanpa melihat batasan antara seni dan ilmu pengetahuan, da Vinci menghasilkan karya inovatif dengan perspektif holistik.  Kecemerlangan teknologi dan kejeniusan artistik itu pun terus menggema dan menginspirasi para seniman dan ilmuwan hingga saat ini. Spirit inovatif itulah yang ingin disajikan pameran bertajuk  Da Vinci: Shaping the Future , yang dihela...

Konflik Agraria: Petani Telukjambe Barat Berharap Pada Jokowi

L ayaknya ritual rutin, awal musim penghujan jelang akhir tahun menjadi sebuah pertanda bagi petani padi. Ya, awal hujan itu menjadi pertanda dapat dimulainya musim tanam. Pada saat itu bulir-bulir hujan dari langit yang memenuhi lahan garapan seakan menyiapkan ruang tumbuh bagi benih padi. Sementara, para petani mulai bergulat dengan waktu untuk menyemainya. Musim penghujan sungguh menjadi awal dari harapan seluruh petani untuk menuai harapan di musim panen. Namun, pada tahun ini pengalaman berbeda mesti dihadapi para petani di tiga desa, yakni desa Wanakerta, Wanasari dan Margamulya di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten   Karawang , Jawa Barat. Konflik agraria yang tak kunjung terselesaikan dengan PT. Sumber Air Mas Pratama (SAMP), salah satu anak usaha PT Agung Podomoro Land  Tbk. akhirnya berujung pada eksekusi lahan. Tepatnya 24 Juni 2014, Pengadilan Negeri   Karawang   dengan pengawalan 7.000 aparat kepolisian melakukan eksekusi lahan sengke...

Produksi Jagung, Petani Butuh Dukungan Sarana dan Jaminan Pasar

Sebuah catatan dari kaki Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara, 19 November 2014. H ujan baru saja membasuh Desa Perbesi dari sisa abu vulkanik Gunung Sinabung, ketika Basmi Ginting mulai bercerita mengenai kendala yang dihadapi para petani jagung di Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Para petani, jelasnya, sempat mengalami kelangkaan pupuk selama empat musim. "Kami kesulitan mencari pupuk bersubsidi selama empat musim. Yang ada hanya pupuk reguler dengan harga mahal, sampai Rp132.000/sak," ungkapnya di sela-sela acara Temu Petani Jagung yang diselenggarakan PT Syngenta Indonesia pekan lalu. Belum lagi, lanjutnya, hingga saat ini belum ada jaminan kepastian harga jagung hasil panen para petani. Produk para petani seringkali ditawar dengan harga di bawah ketentuan. Kondisi itu, ungkap Basmi, tak ayal membuat para petani resah. Tidak jarang, para petani jagung akhirnya memilih menjual hasil panennya kepada para pengumpul, yang langs...

Setelah Sekian Penaklukan

23 Oktober 2014 S emalam, setelah sempat terlelap lebih awal akibat padatnya aktivitas, saya larut dalam perbincangan dengan seorang kawan. Bukan kawan biasa, pasalnya bertahun-tahun dia terkenal di seantero kosan sebagai penakluk banyak wanita. Sulit untuk menghitung atau pun sekedar mengingat wanita mana yang jadi pacarnya, saking banyaknya, sekali lagi banyak, yang diperkenalkan sebagai pacar. Percakapan kami juga tidak seperti biasa. Tanpa suasana ceria penuh canda, obrolan pun bernada sendu dengan rasa mendayu-dayu. Seringkali, setelah berbicara kawan satu ini bergeming beberapa saat. Tidak fokus. Perhatiannya teralihkan oleh rasa duka. Ya, dia sedang berduka. Berduka karena mantan pacar utama-nya (atau 'provost', istilah ngetren di kosan untuk pacar no.1 atau yang utama. Yang lain? Entah lah) nampaknya akan segera menikah. "Iya nal, aku lihat di FB-nya posting foto-foto pra-wedd," jelasnya dengan aksen Sumatera yang tegas. Tepat jelang...