Langsung ke konten utama

Postingan

Diyarkara: Agama-Negara dalam Perspektif Pancasila

D ewasa ini,  berhadapan dengan arus globalisasi yang membawa serta gejala sekularisme di satu sisi dan fundamentalisme agama pada ekstrem yang lain, problematika tentang hubungan antara agama dan negara seringkali menjadi sorotan. Bagaimanakah seharusnya posisi yang tapat bagi agama dalam negara modern. Indonesia pun tidak lepas dari problem tersebut. Berbagai kasus pelanggaran kebebasan beragama dan diskriminasi agama tak jarang mewarnai langit republik ini. Negara Pancasila kadang -kadang bersikap kurang memperhatikan religi dan juga campur tangan lebih dari semestinya . Bagaimanakah seharusnya sila Ketuhanan dalam dasar negara Indonesia dimaknai dan dilaksanakan dalam kehidupan bernegara? Untuk itu perlulah kita melihat kembali pemikiran N. Diyarkara, yang juga kurang lebih 40  tahun lalu telah mengggali pemahaman filosofis mengenai hubungan Pancasila (sebagai dasar negara) dengan religi. Pancasila, menurut Driyarkara, merupakan pusaka nan kaya raya dari rakyat In...

Memandang ‘Yang Lain’

Suatu Pembandingan atas pemikiran Elias Canetti dan Emmanuel Levinas A dalah sebuah kenyataan bahwa Elias Canetti (1905-1994) dan Emmanuel Levinas (1906-1995) adalah dua pemikir yang hidup dalam latar belakang masa yan g sama. Kedua pemikir besar tersebut secara sama mengalami hidup hampir di sepanjang Abad ke-20 dan mengalami berbagai perubahan serta peristiwa di dalamnya. Tak terkecuali dengan dua perang besar; Perang Dunia I dan Perang Dunia II, yang menjadi bagian kuat dari latar belakang kehidupan kedua pemikir tersebut. Mungkin juga secara tidak kebetulan, dari kenyataan latar belakang masa yang begitu penuh ketakutan dan kecemasan, kedua pemikir tersebut membicarakan tema-tema yang terkait dengan perilaku m anusia dalam relasinya dengan sesama. Dalam paper ini kita akan melihat bagaimana individu melihat ‘yang-lain’ ( the other) dengan membandingkan beberapa pokok pemikiran Elias Canetti dan etika Levinas. Kedua pemikir memiliki latar belakang masa yang sama ...